PRONA

Warga Berembang Sangat Terbantu Dengan Program Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Dari Presiden Jokowi


Kamis, 12 April 2018 - 11:17:53 WIB - Dibaca: 457 kali

Sertifikat Tanah
Sertifikat Tanah [Ilustrasi]

JERNIH.CO.ID, MUARO JAMBI - Masyarakat Desa Berembang antusias dengan adanya penerbitan sertifikat tanah yang selama ini menjadi salah satu program prioritas Presiden Jokowi. Hal ini disampaikan oleh Sekdes Berembang Nurmansyah.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini, dari target 500 penerbitan sudah 425 sertifikat yang telah diserahkan kepada Masyarakat. "Tahun ini Desa Berembang sudah menerbitkan 431 sertifikat tanah. Tahun ini yang sudah terukur itu 504 yang terealisasi sudah mencapai 431,"ujarnya.

Sekdes Berembang Nurmansyah

Ia menjelaskan bahwa sebelum adanya program sertifikat tanah untuk rakyat dari Presiden Jokowi, sangat sedikit warganya yang mengurus sertifikat tanah. Hal ini menurutnya terjadi karena stigma masyarakat yang takut adanya pungli. "Kalo yang sebelumnya itu tidak ada payung hukumnya dan sering timbul terjadi pungli.

Alhamdulillah untuk program sertifikasi tanah ini, masyarakat merasa terbantu dan terlindungi, karena sudah ada payung hukumnya, Kebijakan Pemerintahan saat ini memang menjawab kebutuhan masyarakat selama ini untuk menghindari tumpang tindih lahan dan memberikan kekuatan hukum diatas tanahnya” ia menjelaskan.

Selain itu, Ia menambahkan bahwa masih banyak warga yang belum mengetahui hal tersebut dan sampai saat ini BPN dibantu pihak desa juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait program Presiden Jokowi ini. "Stigma masyarakat pembuatan sertifikat itu butuh biaya besar.

Namun, masyarakat belum banyak yang paham bahwa sertifikat melalui Prona ini tidak mengenakan biaya yang besar," ujarnya. Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa, masyarakat hanya cukup membayar Rp 200 ribu rupiah sudah bisa memiliki sertifikat tanah.

Ia menjelaskan bahwa uang Rp 200 ribu tersebut merupakan biaya untuk masyarakat. "Ini ada ketentuannya, untuk wilayah Jambi khususnya Berembang itu biayanya Rp 200 ribu. Untuk kegunaan biaya pembelian materai, patok, administrasi kelurahan dan BPN," jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat mengunakan kesempatan ini. Karena menurutnya program pembagian sertifikat tanah ini tidak selalu ada dan kemungkinan hanya pada masa Pak Jokowi saja. "Kita himbau agar warga bisa manfaatkan program yang sangat jarang ada ini.

Karena memang bermanfaat bagi masyarakat dan memudahkan dalam penerbitan sertifikat," pungkasnya. Bagi masyarakat yang ingin melakukan penerbitan sertifikat tanah melalui Prona ia mengatakan syaratnya cukup mudah. "Menyerahkan Foto kopi KTP, KK, Surat Keterangan (Sporadik/jual beli) sudah itu serahkan ke Desa," tutupnya.

Adanya program sertifikat tanah untuk rakyat yang ada di Desa Berembang juga disambut baik oleh masyarakat sekitar. Hal ini disampaikan oleh Hendra, Ketua RT 08 Desa Berembang.

Ia mengatakan bahwa dengan adanya penerbitan sertifikat tanah melalui Program ini warganya merasa terbantu dan sangat berterima kasih kepada pemerintah telah mengeluarkan kebijakan tersebut. "alhamdlulillah kita merasa terbantu, karena memang warga saya khususnya tidak banyak yang memiliki sertifikat tanah.

Dengan adanya Program dari pemerintah ini warga saya sangat antusias untuk mengurus sertifikat, kami bersyukur adanya program pemerintah ini yang sangat memperhatikan masyarakat" jelasnya. Hal senada juga dikatakan oleh seorang warga RT 08 Desa Berembang, Popi.

Ia mengatakan bahwa, selama ini dalam pembuatan sertifikat tanah mengalami kendala dalam biaya. Namun dengan adanya program sertifikat tanah untuk rakyat dari pemerintah ini ia merasa segala bentuk kesulitan menjadi dipermudah.

"Iya kalo dulu kan memang biayanya besar. Alhamdulillah dengan sertifikat untuk rakyat ini, saya merasa terbantu, apalagi kami mendapat pembagiannya secara bersamaan saat video conference dengan 7 provinsi lainnya bersama Pak Jokowi pada akhir tahun lalu di Lapangan Kantor Bupati Muaro Jambi” pungkasnya kepada jernih.co.id.

Penulis: /*




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kedewasaan Berpolitik

JERNIH.ID, Jambi - Telah dibacakannya beberapa pekan lalu putusan Mahkamah Konstitusi terhadap gugatan yang dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabo

OPINI

Penyandang Disabilitas Jambi Buat Pagelaran

JERNIH.ID, Jambi - Para pelajar penyandang disabilitas di Provinsi Jambi akan membuat pagelaran seni yang bertajuk "Cahaya Tanah Pilih".   Menurut salah

BERITA

Yayasan CAPPA Jambi Gelar Workshop Perhutanan Sosial

JERNIH.ID, Jambi - Salah satu persoalan mendasar tata kelola lahan di Indonesia, termasuk sektor kehutanan adalah struktur agraria yang timpang. Distribusi akse

BERITA

Gelar Coffee Morning, Romi Himbau Penyesalain Sengketa Lahan di Tanjabtim Dijadikan Prioritas

JERNIH.ID, Muara Sabak - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengelar Coffee Morning, bersama Forkopimda Tanjab Timur, di Ruang Kerja Bupati Tanjab Timur,

BERITA

Pemkab dan DPRD Tanjabbar Tanda Tangani Kebijakan Umum dan PPAS APBD Tahun 2020

JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Bupati Safrial dan DPRD Tanjab Barat tandatangani nota kesepakatan kebijakan umum APBD anggaran 2020 dan pembahasan rancangan priorit

BERITA

Advertisement