PRONA

Warga Berembang Sangat Terbantu Dengan Program Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Dari Presiden Jokowi


Kamis, 12 April 2018 - 11:17:53 WIB - Dibaca: 491 kali

Sertifikat Tanah
Sertifikat Tanah [Ilustrasi]

JERNIH.CO.ID, MUARO JAMBI - Masyarakat Desa Berembang antusias dengan adanya penerbitan sertifikat tanah yang selama ini menjadi salah satu program prioritas Presiden Jokowi. Hal ini disampaikan oleh Sekdes Berembang Nurmansyah.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini, dari target 500 penerbitan sudah 425 sertifikat yang telah diserahkan kepada Masyarakat. "Tahun ini Desa Berembang sudah menerbitkan 431 sertifikat tanah. Tahun ini yang sudah terukur itu 504 yang terealisasi sudah mencapai 431,"ujarnya.

Sekdes Berembang Nurmansyah

Ia menjelaskan bahwa sebelum adanya program sertifikat tanah untuk rakyat dari Presiden Jokowi, sangat sedikit warganya yang mengurus sertifikat tanah. Hal ini menurutnya terjadi karena stigma masyarakat yang takut adanya pungli. "Kalo yang sebelumnya itu tidak ada payung hukumnya dan sering timbul terjadi pungli.

Alhamdulillah untuk program sertifikasi tanah ini, masyarakat merasa terbantu dan terlindungi, karena sudah ada payung hukumnya, Kebijakan Pemerintahan saat ini memang menjawab kebutuhan masyarakat selama ini untuk menghindari tumpang tindih lahan dan memberikan kekuatan hukum diatas tanahnya” ia menjelaskan.

Selain itu, Ia menambahkan bahwa masih banyak warga yang belum mengetahui hal tersebut dan sampai saat ini BPN dibantu pihak desa juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait program Presiden Jokowi ini. "Stigma masyarakat pembuatan sertifikat itu butuh biaya besar.

Namun, masyarakat belum banyak yang paham bahwa sertifikat melalui Prona ini tidak mengenakan biaya yang besar," ujarnya. Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa, masyarakat hanya cukup membayar Rp 200 ribu rupiah sudah bisa memiliki sertifikat tanah.

Ia menjelaskan bahwa uang Rp 200 ribu tersebut merupakan biaya untuk masyarakat. "Ini ada ketentuannya, untuk wilayah Jambi khususnya Berembang itu biayanya Rp 200 ribu. Untuk kegunaan biaya pembelian materai, patok, administrasi kelurahan dan BPN," jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat mengunakan kesempatan ini. Karena menurutnya program pembagian sertifikat tanah ini tidak selalu ada dan kemungkinan hanya pada masa Pak Jokowi saja. "Kita himbau agar warga bisa manfaatkan program yang sangat jarang ada ini.

Karena memang bermanfaat bagi masyarakat dan memudahkan dalam penerbitan sertifikat," pungkasnya. Bagi masyarakat yang ingin melakukan penerbitan sertifikat tanah melalui Prona ia mengatakan syaratnya cukup mudah. "Menyerahkan Foto kopi KTP, KK, Surat Keterangan (Sporadik/jual beli) sudah itu serahkan ke Desa," tutupnya.

Adanya program sertifikat tanah untuk rakyat yang ada di Desa Berembang juga disambut baik oleh masyarakat sekitar. Hal ini disampaikan oleh Hendra, Ketua RT 08 Desa Berembang.

Ia mengatakan bahwa dengan adanya penerbitan sertifikat tanah melalui Program ini warganya merasa terbantu dan sangat berterima kasih kepada pemerintah telah mengeluarkan kebijakan tersebut. "alhamdlulillah kita merasa terbantu, karena memang warga saya khususnya tidak banyak yang memiliki sertifikat tanah.

Dengan adanya Program dari pemerintah ini warga saya sangat antusias untuk mengurus sertifikat, kami bersyukur adanya program pemerintah ini yang sangat memperhatikan masyarakat" jelasnya. Hal senada juga dikatakan oleh seorang warga RT 08 Desa Berembang, Popi.

Ia mengatakan bahwa, selama ini dalam pembuatan sertifikat tanah mengalami kendala dalam biaya. Namun dengan adanya program sertifikat tanah untuk rakyat dari pemerintah ini ia merasa segala bentuk kesulitan menjadi dipermudah.

"Iya kalo dulu kan memang biayanya besar. Alhamdulillah dengan sertifikat untuk rakyat ini, saya merasa terbantu, apalagi kami mendapat pembagiannya secara bersamaan saat video conference dengan 7 provinsi lainnya bersama Pak Jokowi pada akhir tahun lalu di Lapangan Kantor Bupati Muaro Jambi” pungkasnya kepada jernih.co.id.

Penulis: /*




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Raperda APBD Kabupaten Tanjabbar Tahun Anggaran 2020 Ditandatangani Bupati dan Ketua DPRD

JERNIH.ID, Kuala Tungkal - DPRD Tanjab Barat kembali gelar Rapat paripurna ke Empat di Gedung DPRD Tanjab Barat pada hari Jumat (23/8).   Adapun agenda r

BERITA

Tanggapi Kekeringan, Fachrori Berikan Bantuan Air Bersih Kepada Warga

JERNIH.ID, Jambi - Musim kemarau yang melanda Provinsi Jambi mengakibatkan beberapa wilayah mengalami kekeringan dan membuat masyarakat susah mendapatkan air be

BERITA

Safrial Ingin Pembangunan Infrastruktur Sejalan Dengan Pembangunan SDM

JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS sampaikan pembangunan tidak cukup pada infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi d

BERITA

Efek Kemarau, BI Perkirakan Akan Menyumbang Inflasi

JERNIH.ID, Jakarta - Efek kemarau panjang diperkirakan Bank Indonesia akan menyumbang kenaikan inflasi pada Agustus 2019. Hal ini dikarenakan akibat tingginya h

NASIONAL

Bupati H. Safrial Hadiri Rapat Paripurna Keempat DPRD Tanjab Barat

JERNIH.ID, KUALA TUNGKAL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjab Barat gelar Rapat Paripurna Keempat di Gedung DPRD Tanjab Barat, Kamis (22/8). &nb

BERITA

Advertisement